Memilih

Di seberang sana ada cahaya, tapi aku takut itu api.
Di sisiku ada cahaya, tapi membuatku takut, terlalu redup.

Baiklah, aku akan menyeberang, mungkin saja benar itu kehidupan.
Baiklah, aku akan tinggal, akan aku jaga cahaya ini agar tak mati.

Lalu?

Aku seberangkan mataku agar ku tahu cahaya apa di seberang sana.
Aku tinggalkan jasadku menjaga cahaya ini agar tak mati.

Kemudian..

Aku temukan cahaya di seberang hanyalah bias cahaya di sisiku.
Aku dapati cahaya yang aku jaga makin meredup, lalu mati.

Aku mengerti.

Hidup adalah memilih, bukan pilihan, dan aku telah memilih..sekarang giliranmu!

Advertisements

2 responses to “Memilih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: