Direvisi saja

Setelah lulus kuliah nanti… mau meneruskan jalan kemana? Berbagai usul, saran, dan impian telah menunggu untuk dipilih. Ku rasa… Usul dan saran yang diberikan terlalu sempurna untukku dan  impian itu mungkin cuma akan menjadi impian.  Saat ini… ikhtiar untuk lulus secepatnya jadi prioritas. Tapi jalan setelah lulus nanti belum juga ku tentukkan arahnya kemana. Hm… apakah jawabannya akan ada ketika ku selesaikan jalan yang ini dulu? Ataukah nanti setelah lulus malah ku jadi tambah bingung memilih jalan yang tepat? Hm… “Let it flow” saja  Ya Rob.. ku bertawakal  kepadamu untuk semuanya. Tahun ini.. plan-plan yang kutuliskan semuanya buyar.. kocar-kacir tanpa arah, banyak yang harus dihapus, banyak yang tertinggal, banyak yang tak sesuai harapan. Ya sudahlah… plan its just a plan. Kalau kata yei… terlalu banyak rencana malah nantinya susah untuk terlaksana. Tapi ku terbiasa melakukan sesuatu dengan melakukan planning terlebih dahulu.. entah mengapa tahun ini planning yang ku tuliskan banyak yang kacau. Catatan planning itu… tak lagi ku sentuh.. terlalu kacau seperti ku katakan tadi. “Waktunya membuat revisi”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: